Sunday, 26 May 2019

, ,

Mengenal fitur Vosviewer dan arti visualisasinya

Vos Viewer digunakan untuk memvisualkan bibliografi, atau data set yang berisi field bibliografi (judul, pengarang, penulis, jurnal, dst.). Tag line Vosviewer, seperti ditulis pada websitenya: Visualizing scientific landscapes.

Ada berbagai fitur pada VV. Tulisan ini didasarkan pada VV 1.6.11.

DATA YANG BISA DIBACA
Untuk data bibliografi, VV mampu membaca dataset dari Web of Science, Scopus, Dimension, dan Pubmed. Selain itu, format dataset RIS, Endnote, dan RefWork juga bisa dibaca VV. Melalui fitur API, VV dapat membaca/mengambil data dari Crossreff, Pubmed PMC, Semantic Scholar, OCC, COCI, Wikidata.

Jika data yang disiapkan ada dalam beberapa file, VV juga mampu membaca multi file sekaligus.

Sementara itu, VV juga bisa membaca/menganalisis term dari abstrak dan title dengan sumber yang sama dengan data di atas.

JENIS ANALISIS
Untuk data bibliografi, VV dapat melakukan berbagai analisis. Dengan beberapa modifikasi, VV bisa juga untuk kepentingan visualisasi data lainnya.

Berikut beberapa jenis analisis dalam VV dan fungsinya.

Co-authorship, menganalisis kolaborasi penulis dengan penulis lain. Analisis ini bisa divisualkan berdasarkan nama penulis, organisasi penulis, atau negara asal penulis.

Co-occurence menampilkan visualisasi jejaring antar kata kunci.



Citation akan memvisualkan dokumen yang diamati. Dokumen yang diamati/uji akan dihubungkan dengan dokumen lain (yang juga diamati/uji) jika mereka menyitir artikel lain yang sama-sama diamati. Analisis ini berguna untuk memperlihatkan sitasi antar dokumen, bisa dipakai juga untuk melihat self citation penulis.

Bibliographic Coupling. Artikel yang diuji/amati akan divisualkan dan dibuat networknya, jika mereka memiliki referensi yang sama. Analisis ini menunjukkan kedekatan kajian antar dokumen yang terhubungkan.



Co-citation berbeda dengan Citation dan Bibliographic coupling, Co-citation akan memvisualkan referensi yang digunakan oleh dokumen yang diuji/amati. Analisis ini bermanfaat untuk mengetahui referensi yang dominan digunakan oleh sekelompok artikel yang diuji.



Metode penghitungan yang dilakukan oleh VV ada dua: full dan fractional counting. Full counting akan menghitung apa adanya, sedangkan fractional dipengaruhi oleh berapa jumlah co-author dalam sebuah dokumen yang diuji.

Jika data yang ingin dibaca adalah bagian judul atau abstrak, maka VV akan memotong kata dalam judul/abstrak tersebut, kemudian menvisualkan keterkaitan antar potongan kata/term tersebut.

***



Jika pada dokumen ditemukan ketidak rapihan data, misalnya nama satu orang ditulis dengan beberapa variasi, VV memiliki fitur tesaurus. Fitur ini dengan otomatis akan mengganti beberapa nama (atau term) yang bervariasi ke dalam 1 nama yang kita pilih. Dengan demikian, hasil visualisasi akan lebih rapih.



TAMPILAN VISUALISASI
Ada 3 tampilan visualisasi di VV. Network, overlay, dan density visualization.

Network akan memperlihatkan jejaring antar term yang divisualkan. Overlay akan memperlihatkan jejak history penelitian, sedangkan density akan mempelihatkan kerapatan/penekanan pada kelompok penelitian.

Density dapat digunakan untuk melihat bagian riset yang masih jarang dilakukan.

Pada panel sebelah kanan, VV menyiapkan beberapa fitur visualisasi. Misalnya pengaturan weight yang dapat dipilih berdasarkan link, occurence, jumlah dokumen dan lainnya. Pilihan label menggunakan circle atau frame, pengaturan font, max length (untuk mengatur berapa karakter yang akan tampil pada setiap circle/frame.

Sementara pada panel kiri ada beberapa yang bisa dilakukan. Visualisasi bisa disimpan dalam bentuk png, serta penyimpanan hasil kerja VV ke dalam file yang bisa dibuka kemudian. File penyimpanan ini ada dua jenis: map, dan network.

Nah, untuk file hasil penyimpanan berjenis map, akan berisi data yang divisualkan, yaitu: term, occurence, weight, dan lainnya. Data di file map ini bisa dibuka menggunakan spreadsheet untuk ditampilkan dalam tabel.



Fitur lainnya adalah ITEMS. Pada tab ini akan terlihat jumlah items yang divisualkan serta kelompok clusternya. Kita bisa klik salah satu items untuk melihat jejaringnya.

Pada tab ANALYSIS, kita bisa lakukan pilihan normalisasi, seting cluster, dan melakukan rotasi tampilan.


Baca juga:
1. http://www.purwo.co/2019/05/visualisasi-library-and-trend-dan.html
2. http://www.purwo.co/2019/05/menggunakan-vosviewer-online.html
3. http://www.purwo.co/2019/05/koalisi-partai-dalam-vosviewer.html

Share:

0 komentar:

Post a Comment

Terimakasih, komentar akan kami moderasi