Thursday, 4 April 2019

Beberapa hal penting dalam berhubungan dengan media

Beberapa catatan ketika mengikuti diskusi tentang kehumasan
  1. Tiga kondisi krisis humas: berita negatif, tak ada berita, wartawan nakal
  2. Berita negatif tidak selalu salah, namun harus direduksi
  3. Berita negatif harus ada konfirmasi pada sumber
  4. Kepentingan publik pasti diberitakan
  5. Etika berita: keberimbangan, verifikasi, konfirmasi
  6. Berita: antara yang informatif vs judgement
  7. Berita tidak berimbang, menghakimi, praduga bersalah, tak konfirmasi,  bisa diajukan hak jawab. Untuk hal yang sensitif, perlu datang langsung ke redaktur media.
  8. Humas sebaiknya merekam wawancara pimpinan sebagai bukti forensik.
  9. Kondisi ideal: good and bad news is news 
  10. Redaktur: menjaga agar tidak ada opini pada berita
  11. Tiga segitiga yang penting diperhatikan: sosial media, e-commerce, search engine
  12. Audit media -> perlu pelatihan, kemudian bisa dilakukan mandiri
  13. Foto memiliki 10x efek dari pada teks
  14. Meja press conference bagian depan harus tertutup. Jika menggunakan model meja santai maka perhatikan pakaian para pemateri
  15. Yang melakukan press conference cukup orang yang penting saja,
  16. Press conference: sedikit orang, ada tanya jawab
  17. Berita itu mengandung nilai prominen, kontroversi, dan magnitude. Lucu, unik, kontroversi, baru, tak biasa, mengejutkan.
  18. Perlu menyebarkan jurnalisme di unit-unit lingkungan UGM -> undang wartawan, orang PWI, AJI
  19. Beberapa organisasi wartawan yang harus diketahui: AJI, PWI, IJTI, PRSSNI, ATVLI, ATVSI, SPS. Selengkapnya di https://dewanpers.or.id/data/organisasi
  20. Akan lebih baik jika memiliki kontak perwakilan organisas wartawan
  21. Kontak langsung ke pemred untuk berita bagus
  22. Kirim press release, atau undang konferensi pers ke media: 1 minggu sekali, buka puasa wartawan 1 tahun sekali
  23. Press conference: utamakan undang media besar (kompas, tempo...)
  24. Press conference maksimal jam 3 sore, karena wartawan perlu waktu menulis
  25. Undangan press conference
    1. apa, seberapa penting
    2. kapan
    3. berapa lama
    4. siapa
    5. di mana
    6. media mana saja
    7. bagaimana
  26. Press release
    1. pendek
    2. aktual
    3. kirim ke wartawan
    4. jangan menyerah
    5. ulangi terus
  27. Mengbah bad ke good news: media visit, video doc, audio visual, human interest
  28. Televisi memuat dua materi: jurnalisme, dan hiburan. Keduanya berpotensi ada kasus/
  29. Kasus jurnalisme —> diadukan ke dewan pers, terkait UU Pers
  30. Kasus hiburan —> diadukan ke KPI, terkait UU penyiaran
  31. Hati-hati dengan wawancara melalui telp, sms, doorstop. Harus tahu siapa yang mewawancarai, bahkan ketika ketemu langsung, nara sumber berhak bertanya ID.



Share:

0 komentar:

Post a comment

Terimakasih, komentar akan kami moderasi