Tuesday, 30 August 2016

,

Tentang EEWOWW

Akhirnya, saya ikut juga acara pengenalan aplikasi web based (tidak tersedia versi offline/dekstop, dan harus online) EEWOO.
Beberapa catatan:
  1. aplikasi ini bisa menggabungkan kebutuhan peneliti pada alat tulis (software untuk menulis), + reference management software + template dari berbagai jurnal + penyebaran hasil karya + pengecekan kesamaan kata (plagiarism checker)
  2. Plagiarism checker dapat diperoleh ketika langganan. Ada model basic dan premium
  3. Pemeriksaan plagiat diambil dari open web, atau web yang ada di internet. Bukan dari jurnal di sciencedirect dll. Agaknya memang domain di jurnal berbayar ini sudah dimonopoli iThenti**** dan Turn****.
  4. Fitur publikasi, via kolega yang ada di Ewoo, ini mirip dengan group yang ada di Mendeley dan Zotero.

Komentar saya:
  1. Sejauh ini, kok saya masih lebih memilih Mendeley atau Zotero sebagai reference management software, plus word (Ms. atau Libre). Fitur lain yang ada di EEWOO bisa dicari dari sumber lain.
  2. Template, bisa dicari di laman web jurnal yang diinginkan
  3. Plagiarism checker EEWOO, yang diambil dari open web, hanya memudahkan saja. Jika dilihat di internet ada banyak fasilitas pemeriksaan yang gratis. Tentunya dengan berbagai konsekuensinya
  4. Saya mencoba menggunakan EEWOWW sebagai pengelola laman web yang saya rasa bagus. Inipun hanya menyimpan tautan. beda dengan Zotero yang mampu memotret laman web trsebut dan disimpan di piranti penyimpanan lokal. 

ewoo untuk menyimpan laman web

Friday, 26 August 2016

,

Mendeley tips: error word, dan SSL login

Please run Word at least once before installing the plugin
If you see this error message when trying to install the plugin via Tools >Install MS Word Plugin, you may need to try installing the Word plugin manually. You can do this by copying the.dot file from the Mendeley wordplugin folder in the Mendeley folder in Program Files to Documents and Settings\username\Application Data\Microsoft\Word\Startup and restarting Word and Mendeley Desktop. You should then be able to find the Word plugin in Word under the References ribbon.  
Sumber: klik

Jika Error SSL
Tekan Ctrl+Shif+D
Cari seting SSL, ubah ke true

Jika tidak bisa terinstall, maka dapat diinstall manual melalui:
File - option - Word Add-in - Add --> cari dotm-nya Mendeley di tempat Mendeley diinstall.

Jika error terkait ActiveX
masuk ke Ugm.id/5f atau simpan UGM , download dan install file vbs.


Referensi lain:

  1. http://aveyntoh-blog.blogspot.co.id/2014/07/mendeley-word-pulgin-error-address-is.html?m=1


Tuesday, 23 August 2016

Mencari daftar jurnal yang terindeks Scopus

Sama seperti di Web of Science, kita dapta mengetahui jurnal apa saja yang terindeks Scopus secara bebas. Namun kita tidak bisa mengetahui informasi lebih terkait performa jurnal tersebut.

Untuk mendapatkan daftar jurnal tersebut, klik https://www.elsevier.com/solutions/scopus/content?sf29956008=1, klik Scopus Source List. Maka akan diminta mengunduh file .xsl. Unduh saja, kemudian buka file tersebut lalu sortir berdasar negara atau filter lainnya.
Gambar di bawah ini, menunjukkan daftar jurnal di Indonesia yang terindeks Scopus. Data diunduh pada 23 Agustus 2016.


Terdapat 23 jurnal dari Indonesia yang terindeks Scopus. Dari 23 tersebut, terdapat 3 jurnal yang terindentifikasi inactive.

Memeriksa, apakah sebuah jurnal terindeks di Web of Science JCR atau tidak

Untuk melihat IF di Web of Science JCR, harus melanggan. Namun untuk mengetahui sebuah jurnal masuk di WoS atau tidak, kita bisa memeriksanya di
http://ip-science.thomsonreuters.com/mjl/.

The Master Journal List, begitu sebutannya. Yang pada web tersebut tertulis keterangan "includes all journal titles covered in Web of Science". 

gambar di atas menunjukkan, bahwa

INTERNATIONAL JOURNAL OF COMPUTER SCIENCE AND INFORMATION SECURITY

Monthly ISSN: 1947-5500

tercover di WoS.  Namun informasi IF tidak dimunculkan.

, ,

Eewoww: the cradle of ideas, apa fungsinya?

Eewoww, makhluk apa lagi ini? Beberapa waktu lalu mendapat informasi tentang adanya alat riset yang bernama eewoww yang akan dikenalkan di perpustakaan UGM pada tanggal 30 Agustus 2016.   Penasaran, akhirnya buka sana sini, mencoba registrasi dan melihat beberapa fiturnya. 
Sekilas, ada kemiripan dengan software pengelola dokumen referensi. Mendeley atau Zotero.  Ada space untuk metadata berbagai referensi, tampilan abstrak sekaligus file .pdfnya. Bedanya ini web based. Jika disamakan dengan Mendeley atau Zotero, maka mirip dengan Mendeley Web atau Zotero Web. 
Namun apa kira-kira perbedaannya? Jika dilihat dari web Eewoww, terdapat 5 fitur andalan. Silakan lihat gambar di bawah ini.

  1. Organize your ideas
  2. Get inspired from others
  3. Format manuscripts
  4. Ensure originality
  5. Maximize visibility

Ingin tahu lebih lanjut? Silakan datang di acara pengenalan Eewoww di Perpustakaan UGM pada tanggal 30 Agustus 2016. Gratis. Info selengkapnya http://lib.ft.ugm.ac.id/web/pengenalan-research-tools-eewoww-the-cradle-of-ideas-gratis-silakan-gabung/

Stock-opname menggunakan SIPUS UGM

Berikut prosedur yang dilakukan dalam stock-opname menggunakan SIPUS UGM
  1. Tentukan waktu, minimal seminggu.
  2. Rapikan semua buku yang ada di rak, agar mudah dalam mengambil ketika SO
  3. Siapkan stempel SO, misal berbunyi SO 2016
  4. Hubungi staf TI Perpustakaan UGM untuk menyetel agar semua koleksi dianggap hilang, kecuali yang terpinjam, atau yang diset rusak dan diperbaiki
  5. Catat semua barcode buku yang ada di perpustakaan. Pencatatan dapat dibagi per rak, atau per kelas pada para pustakawan. Setelah dicatat, pastikan ada staf yang memberi stempel pada buku yang telah dicatat barcodenya
  6. Setelah semua tercatat, masukkan kode barcode tersebut ke SIPUS pada menu Pendataan, dan kategori Shelving
  7. Seteleh selesai, minta hasil laporan ke admin SIPUS
  8. Lihat laporan, dan cermati apakah ada anomali. Jika ada, telusuri
  9. Selesai

Proses 5,6 dapat dilakukan pula dengan langsung membawa laptop ke rak, dan menembak barcode dengan barcode scanner ke menu Pendataan- Shelving.

Friday, 12 August 2016

Perpustakaan perguruan tinggi ramah anak: memfasilitasi anak mahasiswa dan staf FT UGM

anak mahasiswa S3 sedang pinjam buku
Sebagai pengelola perpustakaan perguruan tinggi, saya merasa bahwa tidak hanya mahasiswa dan dosen saja yang harus dilayani. Terkait budaya baca, literasi informasi dan semacamnya, maka siapapun yang berpotensi masuk perpustakaan harus dilayani.
Tidak terkecuali anak-anak. Di FT UGM tentunya banyak mahasiswa S3 yang tidak jarang sudah menikah dan memiliki putra. Nah, ada yang dari luar Jawa diajak ke Jogja untuk bersama belajar di Jogja. Anaknya sekolah, orang tuanya kuliah. Selepas sekolah, dijemput dan diajak ke kampus. Staf juga demikian. Ada yang menjemput anaknya dan kadang dibawa ke kantor.
bersama anak-anak di perpus FT UGM

Bagaimana peran perpustakaan?
Seharusnya perpustakaan, dengan berbagai fungsinya, bisa memainkan peran untuk semuanya.
Bagaimana caranya?
Penyediaan koleksi untuk anak, ruang khusus untuk anak, layanan dan bimbingan untuk anak. Tentunya pustakawan perguruan tinggi, juga harus berbagi peran agar juga bisa melayani anak-anak ini. Penguasaan terhadap literatur anak, membimbing anak-anak dalam menemukan informasi, menyaring informasi dan lainnya.
Siapa tahu, ada anak-anak staf dan mahasiswa yang di kemudian hari berjodoh...
**halah**