Wednesday, 15 June 2016

Tentang Penerbitan Ilmiah (dari acara ISIPII di FIB UI, 18 Februari 2016)

seri: scholarly communication librarian

Beberapa point ketika diskusi jurnal internasional di FIB UI, pada acara ISIPII. Pemantik diskusi Dr. Lukman (PDII LIPI). Sangat mungkin ada yang terlewat, atau saya keliru menangkap. Koreksi dari pembaca sangat diperlukan.
  1. Ada 4  jenis jurnal (lengkapi pula dengan informasi di sini):
    1. Jurnal nasional: jurnal yang mitra bebestarinya lokal
    2. Jurnal nasional terakreditasi: jurnal nasional yang terakreditasi oleh lembaga akreditasi nasional
    3. Jurnal internasional: jurnal yang memiliki mitra bebestari dari berbagai negara
    4. Jurnal internasional berreputasi : jurnal internasional yang terindeks di pengindeks terpercaya (SCOPUS dan TR)
  2. Akreditasi jurnal nasional yang sebelumnya ada di DIKTI dan LIPI disatukan dalam ARJUNA, http://arjuna.ristekdikti.go.id/  
  3. Akreditasi ARJUNA bulai 1 April 2016, dan berlaku untuk jurnal online. Versi cetak tak lagi berlaku 
  4. Ada 3 level pengindeks 
    1. rendah: misal Googlescholar, MAS
    2. menengah: misal DOAJ
    3. tinggi:  misal Scopus dan TR
  5. Online jurnal: jurnal yang isinya dionlinekan, sehingga bisa diakses oleh siapa saja
  6. E-Jurnal: jurnal yang prosesnya awal-akhir (submit, reviewing, .... sampai persetujuan terbit) menggunakan 1 sistem.  
  7. Penulis, editor dan reviewer sangat berpengaruh pada akreditasi jurnal
  8. Penilaian pada jurnal:
    1. Impact Factor
    2. SJR, SNIP
    3. h-index dan i-10
    4. publikasi dan prosesentasi naskah yang ditolak
    5. jumlah sitasi
    6. kualitas dewan redaksi (tulisan dewan redaksi ada di mana saja...)
    7. akreditasi jurnal
    8. indeksasi jurnal
  9. Akreditasi terbitan berkala: versi cetak hanya tambahan, template?, oplah diganti dengan statistik akses
  10. Google Scholar bisa memberi angka statistik untuk artikel (kutip..) dan penulis (h-index dll)
  11. Untuk akreditasi: 1 tahun 2 edisi, 1 edisi 5 artikel
  12. Template dan petunjuk penulisan (guide for author) penting
  13. Yang perlu ditambahkan pada artikel: running title dan history artikel (tanggal diterima, tanggal direview, tanggal diterbitkan) 
  14. Artikel inpress: artikel yang terbit secara online, namun belum ada nomor dan volumenya. Baca juga http://www.purwo.co/2015/10/in-press-corrected-proof-apa-artinya.html
  15. Artikel "bayar utang", yaitu artikel penelitian tahun 2015, namun diterbitkan untuk jurnal tahun 2014 (karena edisi 2014 belum terbit) --> HARAM
  16. Artikel dinilai dari scope yang ditulis diartikel, dibandingkan dengan focus and scope yang dideklarasikan pada jurnal
  17. Perbandingan naskah acuan primer dan lainnya --> berpengaruh pada penilaian artikel
  18. Empat unsur sitasi: siapa (penulis), kapan (diterbitkan), dimana (diterbitkan atau diperoleh), apa (judulnya)
  19. Konsistensi (focus dan scope) artikel satu dan lainnya, PENTING.
  20. Volume 1 dan lainnya dalam satu edisi: nomor halaman harus nyambung.
  21. Pada versi manual, dilengkapi dengan index (di akhir volume)
  22. Tugas editor:
    1. memeriksa focus and scope
    2. memeriksa gaya selingkung
    3. memastikan bebas plagiat
  23. Tugas reviewer: terkait substansi tulisan 
  24. Untuk jadi reviewer dan editor jurnal, harus ada CV dan pernyataan tertulis
  25. Standard Minimal masuk SCOPUS:
    1. peer reviewer
    2. english abstract
    3. regular publications
    4. reference in roman script
    5. publication ethics statement
    6. Bisa mendapat nilai +, jika:
      1. Jurnal policy > level peer reviewer, keragaman asal geografis dari editor dan author
      2. Jurnal standing > author dan editor yang artikelnya dikutip di artikel scopus 

Tulisan berikut: singkatan/istilah dalam penerbitan ilmiah serta artinya 
Share:

0 komentar:

Post a comment

Terimakasih, komentar akan kami moderasi