Sunday, 2 March 2014

Tabiat dasar politik

Sebagai warga negara, selama mencerap informasi politik, partai politik, politisi maka saya menyimpulkan beberapa hal:

  1. Jangan percaya partai politik, sampai terlihat bukti bahwa dia dapat dipercaya
  2. Simpatisan cenderung menyerang politikus/simpatisan partai lain jika simpatisan partai lain tersebut melakukan kesalahan, namun diam ketika simpatisan/politikusnya melakukan kesalahan
  3. Kesalehan/kebaikan seorang politikus akan diklaim oleh partai (melalui orang dalam stuktur kepemiminan atau oleh rekan politikus/simpatisan lain) sebagai keberhasilan kaderisasi atau nilai positif partai, namun ketika politikus/simpatisan tersebut melakukan kesalahan/kejahatan maka partai akan mengatakan itu urusan pribadi yang bersangkutan
  4. Kepentingan mendahului prinsip. Artinya, apa kepentingan yang dicari, baru kemudian mencari-cari dasar dari prinsip yang dianut. Yang terjadi adalah otak-atik-gathuk
  5. Klenik, ini dapat terlihat dari penafsiran angka/nomor urut partai yang bersangkutan. Angka terseubut dihubungkan dengan berbagai hal yang mendukung partainya.
  6. Naluri simpatisan untuk membela lebih tinggi dari pada untuk mengritik.





Share:

0 komentar:

Post a comment

Terimakasih, komentar akan kami moderasi