Sunday, 9 February 2014

Perpustakaan UGM: integrasi yang semakin menampakkan hasilnya

Integrasi, kabarnya ini menjadi cita-cita Perpustakaan UGM sejak lama. Tak dapat dipungkiri bahwa di UGM terdapat banyak perpustakaan, baik pada level fakultas, pusat studi, jurusan, pasca sarjana serta 1 (satu) di tingkat pusat.

Pada dasarnya, saya sepakat bahwa semuanya adalah Perpustakaan UGM. Dua tahun terakhir, ketika dipindah ke Perpustakaan Fakultas Teknik saya bisa dapat melihat semakin banyak perubahan pada Perpustakaan UGM.

SIPUS, sebagai sebuah sistem informasi perpustakaan yang dikembangkan UGM mulai menampakkan hasil terkait integrasi. Saat saya menulis tulisan ini, telah ada 4 perpustakaan yang menggunakan satu sistem untuk semua. Bukan, 4 perpustakaan menggunakan sistem yang sama, namun memang benar-benar ada satu sistem yang dipasang kemudian digunakan oleh 4 perpustakaan tersebut sebagai role model.

Sistem tersebut, tetap diberi nama SIPUS telah mampu menjadi sistem multi unit dengan multi user. Katalog real time empat perpsutakaan tersebut dapat dilihat di http://sipus.simaster.ugm.ac.id/digilib/. Melanjutkan pengembangan SIPUS, juga dilakukan standardisasi metadata SIPUS. Artinya, selain integrasi sistem, perpustakaan juga telah memperhatikan berbagai aspek integrasi yang lain.

Selain terkait SIPUS, koordinasi rutin terkait pengadaan koleksi, kerjasama kegiatan, dan lainnya juga dilakukan. Kegiatan yang muncul dari proker perpustakaan Pusat dapat dijalankan oleh perpustakaan tingkat di bawahnya. Hal ini tentunya akan menumbuhkan kebersamaan yang semakin kuat.
Share:

0 komentar:

Post a comment

Terimakasih, komentar akan kami moderasi