Thursday, 5 June 2008

, , , , ,

Seminar BBM :: tumben nih...

Saat saya membaca pengumuman seminar tt BBM tanggal 23 Mei 2008, yang mengambil topik 'menyikapi kenaikan BBM dari berbagai disiplin ilmu' saya sempat memastikan, serasa tidak percaya. ternyata si penyelenggara adalah mahasiswa geologi (HMTG) dalam rangka lustrum. dilaksanakan 23 Mei tahun 2008. Dalam seminar ini di hadirkan Pak Sukusen Sumarinda (pertamina), kemudian Pak Soeprapto dari Sosiologi dan terakhir Pak Awan Santosa dari Pusat Studi ekonomi kerakyatan UGM.

"wah tumben anak geologi ngadain acara kayak gini, cerdas!!". Selama saya 'mengabdi' di jurusan ini baru kali ini saya melihat acara dengan format seperti ini --ato kurang gaul kali ya--. Biasanya yang di usung adalah hal-hal yang kegeologian, tentang seismik, nyari minyak bla-bla-bla.

Pada hari H, saya sempatkan untuk ke lokasi seminar, tepatnya di University Center UGM. "Ah bakalan menarik ni seminar".

Lhadalah, sampe disana, ternyata kapasitas UC yang ratusan itu cuma berisi seperlimanya -mungkin kurang-. Kurang lebih pada pukul 10-an saya sampe sana. Waktu itu yang presentasi adalah Sukusen Sumarinda dari Pertamina, dan disampingnya ada moderator. Saya sempat bertanya-tanya, "kemana dua pembicara lainnya". Usut punya usut, ternyata acara berjudul seminar ini di bagi tiga sesi, masing-masing sesi satu pembicara dari disiplin ilmu yang berbeda-beda.

Wah.... gdubrak.... jadi hambar nih seminar. Kalau dibagi tiga gini apa menariknya? Sama saja kayak baca buku ato pemikiran ketiga pembicara, ndak usah ikutan seminar saja. Dialektika menarik, pertukaran ide dari disiplin ilmu berbeda yang saya bayangkan akan saya saksikan pupus sudah.....

Ketika saya tanyakan kepada ketua HMTGnya, beliaupun mengiyakan. Mestinya memang menarik jika dipanelkan. Akan lebih hidup dan berbobot seminar ini. Tapi ya bagaimana lagi, wong saya cuma penikmat kok, bukan konseptor...

Namun demikian ide-ide acara seperti ini pantas di acungi jempol. Ketika ketemu dengan ketua HMTGnya juga saya lontarkan, bahwa perlu bagi mahasiswa baru selain di bekali dengan dasar geologi juga perlu dibekali dengan wacana sumberdayaalam di Indonesia. Siapa sih pengelola sumberdaya alam kita? Sumberdaya alam kita itu untuk siapa tho? Kata UUD untuk kemakmuran rakyat? dimana posisi sumberdaya alam dalam perpolitikan dunia? Apa benar ada rebutan 'ladang'? Awal Freeport masuk Indonesia itu seperti apa tho? Katanya Freeport itu tambang besar kelas dunia, kok kita tetep miskin gini ya? Kok Cepu bisa jatuh ke Exxon tho? ....... Sebagaimana fakta, bahwa mengelelola sumberdaya alam (minyak, dll) itu bertautan dengan banyak aspek, ada sosial politik, hukum. Apalagi bagi para calon penjaga gawang sumberdaya alam Indonesia....menurut saya sih penting...


salam
Share:

0 komentar:

Post a comment

Terimakasih, komentar akan kami moderasi