Thursday, 16 August 2007

,

X-Igloo: an extended Igloo



Contoh gambar Xigloo dan Igloo ada di


http://iglooisis.blogspot.com


 


 


X-Igloo, merupakan salah satu jenis Opensource untuk automasi perpustakaan berbasis web (web-based) yang dikembangkan oleh orang Indonesia. Discussion support untuk program X-Igloo sekaligus Igloo, dapat kita jumpai dalam mailing list ics-isis@yahoogroups.com. Semua orang dapat bergabung dalam komunitas ini. Sedangkan URL resmi yang memberikan informasi mengenai X-Igloo dan Igloo adalah http://yha.perpustakaan.net/igloo selain itu Igloo juga mendapatkan space web di http://igloo.lib.itb.ac.id. YHA (dalam http://yha.perpustakaan.net/igloo) merupakan kepanjangan dari Yono (Wardiyono) Hendro (Hendro Wicaksono) dan Arie (Arie Nugraha), mereka bertigalah yang menjadi pioneer dalam pengembangan Igloo hingga menjadi X-Igloo.


Sourcecode (kode sumber) Igloo 5 dan X-Igloo dapat kita unduh dengan bebas melalui repository sourceforge (http://sourceforge.net), dengan alamat lengkap di http://sourceforge.net/projects/iglooyha/


Sistem Automasi ini, dikembangkan dengan tetap menggunakan database CDS/ISIS yang merupakan database perpustakaan yang paling populer. Modul X-Igloo, sebagai program automasi berjalan berdampingan dengan dukungan program induknya yaitu Igloo versi 5 (sampai tulisan ini ada, Igloo telah mencapai versi 6, namun belum dirulis resmi oleh pengembangnya). Dalam perkembangannya Igloo mengalami berbagai pengembangan dari versi 1 sampai dengan versi 5. Sampai dengan versi terakir ini Igloo telah mampu menghandle proses temu kembali koleksi, baik itu koleksi buku, koleksi digital, maupun koleksi image. Maka dapat dikatakan bahwa selain sebagai OPAC dalam arti umum, Igloo juga mendukung dalam pengelolaan koleksi digital. Versi 5 inilah yang digunakan secara berdampingan dengan modul automasi, yang kemudian disebut X igloo.


Secara umum, Igloo 5 yang ditambah modulnya hingga mendukung program automasi perpustakaan ini, dibangun dengan CDS/ISIS sebagai database utamanya (database koleksi), PHP sebagai bahasa programnya, PHP Openisis untuk membaca database CDS/ISIS dan Apache sebagai Web servernya. Dalam kegiatan automasi, data base disimpan dalam database MySql. Tabel-tabel dalam database Mysql ini yaitu: isis_db, items, loans, member_type, members, members_overdue, dan staffs.


Interface dalam X-Igloo ini terbagi menjadi 3. Pertama adalah interface Igloo 5, yang merupakan sarana penelusuran koleksi berbasis web, yang menggunakan database CDS/ISIS.


Kedua adalah interface setting administrasi X-Igloo. Dalam interface ini terdapat fasilitas Staff Manager, yang memungkinkan Administrator untuk menambahkan staff pustakawan yang mengoperasikan sistem Automasi X-Igloo. Fasilitas berikutnya adalah Membership Type. Dalam menu ini administrator dapat mendefinisikan tipe-tipe keanggotaan yang meliputi nama keanggotaan, periode keanggotaan (dalam hitungan hari), maksimum peminjaman, maksimum perpanjangan, dan denda perhari perkoleksi. Fasilitas terakhir dalam interface ini adalah CDS/ISIS DB data. Dalam menu ini, administrator dapat mendefinisikan database apa saja yang akan di kelola dalam proses automasi perpustakaan menggunakan X-Igloo. Hal ini dimungkinkan karena X-Igloo mendukung multidatabase.


Interface ketiga adalah interface untuk proses sirkulasi. Ada lima menu utama dalam interface ini. Home, membership, circulation, statistic dan item data. Home, merupakan navigasi menuju menu utama. Menu utama pada interface ini menyediakan informasi berkenaan dengan menu yang ada. Sebagai misal, keterangan tentang membership, circulation, dan statistik data. Selain itu terdapat informasi tentang anggota yang terlambat dan terkena denda. Keterangan denda ini ditulis dengan bingkai warna merah menyala, maksudnya dimungkinkan adalah untuk benar-benar mengingatkan akan status keterlambatan dan denda orang yang bersangkutan. Sesudah menu home, menu berikutnya dalam interface ketiga ini adalah membership. Menu ini menyajikan fasilitas untuk mengelola data-data anggota perpustakaan. Ada tiga sub menu dalam menu membership ini. Pertama member listing, yang memungkinkan pustakawan untuk melihat semua member, kemudian register new member yang merupakan fasilitas untuk mendaftar member baru. Ada 8 data dalam Register new member ini, yaitu nama, membership type, member name, sex, address, member phone, member e-mail, dan activation status. Sub menu ketiga adalah Member(s) having overdue. Dengan menu ini maka pustakawan dapat melihat anggota-anggota mana saja yang mempunyai tanggungan pinjaman yang belum dikembalikan dalam status terlambat dan denda. Selain ketiga submenu tersebut, dalam menu membership ini juga terdapat fasilitas search member, yang memungkinkan pustakawan untuk mencari, mengedit bahkan menghapus keanggotaanya.


Menu ketiga dalam interface untuk sirkulasi ini adalah Circulation. Ini merupakan menu utama dalam proses sirkulai perpustakaan. Dalam menu ini, dimungkinkan pula dilakukan proses perpanjangan. Koleksi yang pernah diperpanjang akan ditandai degan [EXTENDED]. Hal ini memudahkan pustakawan untuk mengecek perpanjangan yang telah dilakukan pada suatu peminjaman..


Menu keempat dalam interface ini adalah Statistic. Terdapat tiga jenis informasi didalam menu ini. Pertama Library Transaction statistic, bagian ini hanya memberikan satu informasi yaitu total transaksi peminjaman yang pernah dilakukan oleh sistem. Informasi jenis kedua adalah Library ITEM Statistic. Bagian ini memuat lima informasi, pertama total number item registered merupakan informasi total item yang terdaftar dalam database CDS/ISIS yang dikelola oleh X-Igloo. Kedua on borrowed item, merupakan informasi item yang sedang dipinjam. Ketiga item on library, merupakan jumla item yang ada di perpustakaan (sejenis dengan total number item registered). Informasi keempat adalah most borrowed item, informasi ini berisi item/koleksi yang paling bangak dipinjam beserta database asalnya. Informasi ini tidak sekedar memberitahukan kode itemnya saja, namun lengkap dengan judul dati item tersebut. Informasi kelima adala Total overdue value, ini merupakan total denda yang terkumpul sampai dengan statistik itu dijalankan.


Informasi jenis ketiga dalam menu statistik ini adalah Library member statistic. Terdapat empat jenis informasi, pertama Total number member registered, merupakan jumlah total anggota yang terdaftar. Kedua Most active member, merupakan anggota yang paling aktiv dalam proses pinjam kembali perpustakaan. Total Number of expired member, merupakan informasi anggota yang telah habis masa keanggotaannya, terakhir adalah total number of non-active member, merupaka jumlah total anggota yang tidak aktif. Dalam pendefinisian keanggotaan


Informasi terakhir dalam interface ini adalah ITEM data. Dalam item data ini terdapat tiga fasilitas. Item listing, untuk melihat semua item yang ada. Kedua Add New Item Data, untuk menambah item dan yang terakhir adalah Search item, ini merupakan fasilitas untuk mencari item. Ada lima informasi dari item yang ditampilkan, yaitu nomor item (barcode), judul, database, edit dan delete. Selain itu dari warna tampilan item dapat diketahui item tersebut ada (tersedia) atau dipinjam. Jika informasi item berwarna hijau maka berarti tersedia, namun jika berwarna merah maka item tersebut sedang dipinjam.


Pengembangan Igloo tidak saja melahirkan X-Igloo, namun juga IONC. IONC merupakan pengembangan Igloo yang didesain khusus untuk running cd. Dengan tetap menggunakan PHP Openisis, php dan CDS/ISIS, namun web server digantikan dengan Microweb (untuk IONC ver 2), dan D-Web untuk IONC ver 3. IONC ini merupakan solusi dalam distribusi database perpustakan yang dibangun dengan CDS/ISIS kepada para pemakai perpustakaan, khususnya yang mempunyai fasilitas komputer namun tidak tersambung pada jaringan internet.


Perkembangan opensource memang sangat pesat, terbukti pengembangan Igloo tidak berhenti sampai situ. Belakangan muncul Kopimanis, yang merupakan bundel Igloo, X Igloo disertai Openbiblio dan PhpMylibrary. Kopimanis merupakan program ready to use pada Windows. Hal ini sebagai solusi atas kesulitan-kesulitan dalam instalasi Igloo yang sedikit berbeda dengan instalasi program otomasi pada umumnya.


 


 

Share:

5 comments:

  1. Igloo (juga X-Igloo) emang fantastis. bisa jadi pilihan bagi kocek yg gak kuat untuk beli sipisis/mysipisis atau yg lain. kapan ya sipisis di opensource-in :D tunggu yuuuuukkkxxxx....

    ReplyDelete
  2. Pro Mas Adenuri: Apalagi hasil kerja anak negeri, membanggakan. Sukses untuk Bang Hendro dkk. Jika dibanding SIPISIS --juga MySipisis-- memang timpang. XIgloo gratis sedang SIPISIS/Mysipisis versi jualan. Namun demikian, kemerdekaan para pustakawan untuk memilih. Jika punya database ISIS mungkin pilihannya ya pake XIGLOO. Jika ada kesulitan tinggal panggil, atau tanya ke pengembang.... :) ... meski menunggu itu membosankan, tapi ayooo. Jika ada yang sudah pernah pake MySIPISIS boleh dong kasih komentar/tulisan tt MySIPISIS....

    Salam

    ReplyDelete
  3. apakah sipisis versi DOS bisa dionline kan?cara ekstrak file ISO gmn?muakasih bgt

    ReplyDelete
  4. sipisis bisa di online kan mas. Caranya pake Igloo atau pake Isis online. Untuk mendapatkan sourcenya silakan buka link Free Library Software.

    Di link itu juga saya sertakan contohnya. Maaf balasnya luama sekali...

    ReplyDelete
  5. mas bagaimana settingannya agar denda untuk perhari bisa kelihatan,karena selama ini cuma muncul tulisan overdue padahal di settingan untuk overdue sudah diisi apakah ada penambahan kode untuk ditambahkan dalam rupaih ataukah ada yang lain.terima kasih

    ReplyDelete

Terimakasih, komentar akan kami moderasi